Gambar oleh rfotostock dari Pixabay


Sedu sedan kumbang

Hatinya tersayat,  sayapnya layu
Kembang yang dulu merekah senyum padanya
Kini dihinggapi kumbang kawannya

Apalah dayaku dia bergumam
Kawanku kakinya tegap, langkahnya jauh
Kepakan sayapnya membahana
Aku
Berkaki gemulai bersayap layu

Ah, bunga tak hanya dia
Tak dapat mawar tulip pun jadilah
Asal jangan bunga sedap malam